Pertama-tama yang akan saya bahas yaitu mengenai ampli gitar dan bagian-bagiannya. Untuk setting yang pas akan saya ulas kalo saya sempat menulis lagi...hehe
Pada dasarnya, amplifier gitar itu hanya terdiri dari section Preamp, Power Amp, dan Speaker. Yang nantinya akan didesain sedemikian rupa menjadi Head Cabinet atau Combo. Teknologi dan elektronik yang digunakan pun berbeda, ada All Tubes, Solid State, atau Hybrid.
- Preamp
![]() | |
| Pedal Preamp |
- Power Amp
- Speaker
- Head Cabinet dan Combo
![]() |
| Head Cabinet |
Sedangkan Combo amplifier adalah amplifier yang sudah tergabung menjadi satu, antara section preamp, power amp, dan loudspeaker-nya.
Amplifier head cabinet tentu bisa kita hubungkan dengan menggunakan cabinet 4x12,2x12,1x12, mengingat amplifier Head Cabinet terbagi menjadi dua bagian, sedangkan amplifier Combo kebanyakan hanya menggunakan speaker yang sudah menyatu di bagian amplifier-nya itu sendiri. Sebenarnya kita juga bisa memisah amplifier Combo ini seperti amplifier Head Cabinet, jika ingin menggunakan cabinet lain seperti amplifier Head Cabinet, namun untuk kesempatan kali ini kita bahas garis besarnya saja.
- All Tubes, Solid State, dan Hybrid
Amplifier Solid State atau amplifier transistor adalah amplifier yang tidak menggunakan tube atau tabung di section preamp dan power amp-nya. Murni hanya menggunakan dan mengandalkan komponen-komponen elektronik seperti halnya pedal-pedal efek gitar untuk memproduksi keluaran suaranya.
Amplifier Hybrid adalah amplifier yang menggabungkan teknologi berbeda di section preamp dan power amp. Seperti menggunakan teknologi tabung untuk section preamp, dan menggunakan teknologi solidstate untuk section power amp, atau bisa juga sebaliknya. Bisa juga memakai teknologi digital untuk section preamp dan menggunakan teknologi tabung di section power amp-nya.
Cara tergampang untuk mengetahui dari setiap jenis amplifier adalah dengan mengetahui bobot dan ukurannya. Pastinya bobot amplifier all tubes akan lebih berat daripada amplifier jenis lainnya. Ukuran amplifier all tubes pun bisa dipastikan lebih besar dari amplifier jenis lainnya, ini disebabkan oleh amplifier all tubes membutuhkan space untuk penempatan tabung-tabungnya. Cara lainnya adalah dengan melihat tombol switch power amplifier tersebut, pastinya tombol power amplifier all tubes memiliki dua tombol switch, on/off dan standby. Solid State biasanya hanya menggunakan satu switch power, hanya on/off saja.














